Daftar Gaji UMR Langkat 2024 -2025

Rekazon.com – Pertanyaan-pertanyaan mengenai gaji UMR memanglah kerap dipertanyakan oleh orang-orang. Khususnya jika mereka sedang mencari pekerjaan sehingga harus mengetahuinya. Kalangan pekerja maupun buruh di perusahaan dan pabrik sering merasa perlu untuk mengetahuinya karena berkaitan dengan gaji setiap bulannya.

Apa Itu Gaji UMR?

{Informasi tentang penghasilan UMR merupakan cukup penting untuk diketahui. Hal ini disebabkan menjadi bahan pertimbangan ketika Anda sedang mencari lowongan pekerjaan di suatu daerah. Pasalnya, tiap wilayah di tanah air memiliki upah minimum berbeda. Mengetahui informasi data tentang penghasilan Upah Minimum Regionalsangatlah penting ketika Anda sedang mencari pekerjaan di wilayah tertentu. Dikarenakan, setiap daerah di Indonesia memiliki upah minimum yang variatif.}

Upah Minimum Regional adalah singkatan dari UMR. Penetapan tersebut telah diatur oleh Peraturan Menteri Tenaga Kerja No. 1 Tahun 1999. Aturan ini telah mengalami revisi melalui Keputusan Menakertrans No. 226 Tahun 2000 dan dinyatakan sebagai pengupahan secara tidak langsung.

Pada peraturan lama tersebut, dijelaskan bahwa UMR merupakan upah minimum dimana penerapannya diputuskan oleh gubernur sebagai acuan pendapatan buruh di wilayahnya. Jadi, singkatan awalnya UMK (Upah Minimum Kabupaten/Kota) diganti menjadi UMP (Upah Minimum Regional).

Sejarah dan Perkembangan Gaji UMR di Indonesia 

  • Peraturan terkait Upah Minimum dan konsep KHL di Indonesia telah familiar selama 45 tahun terakhir.
  • Walaupun hingga saat ini telah terjadi banyak perubahan dalam terminologi, namun sekarang ini sudah dikenal dengan istilah yang ada sekarang.
  • Hal ini disebabkan untuk menyesuaikan kondisi perkembangan ekonomi di masa itu.

Kebutuhan Fisik Minimum (KFM) 1969-1995

Pengertian Kebutuhan Gizi Minimum ini sudah diformulasikan sejak tahun 1956 lewat persetujuan berupa Tripartit serta pakar nutrisi di masa itu. Tujuannya untuk menentukan upah minimum berdasarkan kondisi kesehatan yang ada. Kebijakan ini pertama kali diperkenalkan di tahun 1970-an ketika Badan Riset Upah Nasional.

Kebutuhan Hidup Minimum (KHM) 1996 – 2005

Konsep KHM ini sudah ditetapkan lewat Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 81 Tahun 1995. Beberapa komponen diantaranya makanan dan minuman, transportasi, fasilitas, pakaian dan lainnya. Selanjutnya muncul lagi Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 3 Tahun 1997 tentang Upah Minimum Regional yang berlaku selama 2 tahun. Penetapan baru tersebut ditetapkan dengan ditandai oleh Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 1 Tahun 1999 tentang Upah Minimum. Tingkatannya ditetapkan menjadi tingkat I atau II, mulai dari kebutuhan, indeks harga konsumen, kondisi pasar kerja, kemampuan perusahaan dan tingkat ekonomi.

Upah Minimum 2006 – Sekarang

Selanjutnya konsep upah minimum terbaru muncul di tahun 2006 berdasarkan Permenaker No. 17/Men/2005 tentang Komponen dan Penetapan Kebutuhan Hidup Layak. Di waktu itu terdapat 7 kelompok diantaranya bahan pangan, pakaian, tempat tinggal, edukasi, kesejahteraan dan perjalanan

Selanjutnya jumlah komponen KHL kembali direvisi lewat Permenakertrans Nomor 13 Tahun 2012 tentang KHL. Perubahan ini bertambah menjadi 60 komponen diantaranya makanan dan minuman, pakaian dan sandang, tempat tinggal, pendidikan, kesejahteraan, transportasi, rekreasi dan tabungan bagi semua pekerja.

See also  Daftar Gaji UMR Lima Puluh Kota 2024 -2025

Besaran Gaji UMR di Terbesar di Indonesia 2024 – 2025

Upah minimum regional tidak berlaku seragam di Indonesia karena memiliki beberapa faktor. Setiap daerah mempunyai standar variasi. Misalnya tingkat kebutuhan warga DKI Jakarta terdapat perbedaan sangat jauh jika dibandingkan dengan wilayah lain seperti Jawa Tengah dan provinsi di Nusa Tenggara.

Lima provinsi dengan gaji minimum paling tinggi di Indonesia yakni Sulawesi Selatan Rp 3,165,870; Bangka Belitung Rp 3,230,023; Sulawesi Utara Rp 3,310,723 dan Papua Rp 3,516,700. Sementara daerah paling tinggi dipegang oleh ibukota tanah air adalah DKI Jakarta sebesar Rp 4,416,186.

Tidak hanya di tingkat provinsi, nilai UMR ini juga ditentukan berdasar daerah di dalamnya. Lima kota atau kabupaten dengan upah minimum paling tinggi adalah Kota Cilegon Rp 4.309.772; Kota Depok Rp 4.339.514: Kab. Bekasi Rp 4.791.843; Kota Bekasi Rp 4.782.935 dan Kab. Karawang Rp 4.789.312.

3 Negara dengan Gaji UMR Tertinggi

Tidak hanya mengenal gaji UMR di Indonesia saja, namun beberapa negara di luar juga memakai penentuan upah tersebut. Hal ini tentunya juga terpengaruh oleh beberapa faktor terutama kebutuhan biaya hidupnya.

1. Australia

Negara Kanguru menduduki peringkat pertama sebagai negara dengan gaji UMR tertinggi. Nilai ini ditetapkan secara federal oleh Komisi Pekerjaan Australia.Mereka akan mendapatkan penghasilan minimal sebesar $13,44 per jamnya.

Nominal ini belum termasuk dengan kontribusi berupa superanuasi atau sumbangan pensiun. Perusahaan wajib memberikan sebesar sembilan persen setengah dari total gaji keseluruhan pekerja. Setiap karyawan akan mendapat peningkatan upah dua kali lipat di hari libur.

2. Luksemburg

Menduduki posisi kedua dalam peringkat UMR di beberapa kategori, Luksemburg {memiliki reputasi sebagai negara kecil di Benua Eropa} yang terkenal dengan kota-kota besar dan ladang anggur yang luas. Pekerja di Luksemburg menghabiskan waktu bekerja selama 30 jam setiap minggunya. Bagi karyawan yang usianya di atas 18 tahun namun tidak memiliki keterampilan khusus, mereka dapat menerima UMR hingga $13,7 per jam, dan ada kemungkinan mendapatkan kenaikan gaji hingga 20%.

3. Belgia dan Irlandia

Belgia berada di urutan ketiga yang memiliki gaji minimum dengan nilai sebesar $11,42 setiap jamnya. Sementara upah minimum per tahun dibayar oleh Pemerintah Belgia untuk para pekerjanya mencapai $$22,565. Sementara Irlandia memiliki jam kerja sekitar 44 jam minggu. Hal ini terus mengalami perkembangan hingga saat ini berubah menjadi 34 jam tiap minggu. Pekerja di sini akan mendapat gaji sebesar $23,488 per tahun.

Istilah Penting dalam Gaji UMR

Ketika Anda sudah memiliki pekerjaan tetap , menerima gaji tiap bulannya merupakan momen yang dinantikan .

1. UMR Bukan Merupakan Gaji Pokok

Sebagian besar mengira jika besaran UMR ini ialah besaran gaji pokok yang akan diterima. Faktanya kedua hal ini adalah pengertian sangatlah berbeda. UMR sendiri adalah upah berisikan pendapatan utama dan tunjangan lainnya. Jumlahnya telah ditentukan oleh perusahaan dengan macam-macam variabel. Sementara gaji dasar yang diterima merupakan nilai dari gaji pokok saja. Istilah ini merupakan pendapatan dengan jumlahnya ditetapkan sesuai peraturan serta kebijakan tiap perusahaan. Biasanya memiliki jumlah lebih kecil daripada UMR karena belum lagi meliputi nilai tunjangan.

2. Penentuan UMR

Penentuan nilai UMR ini disesuaikan berdasarkan penghitungan oleh badan bernama Badan Pengupahan Regional (BPR). BPR sendiri memiliki tim survey yang mengutamakan untuk survey langsung ke lapangan guna mengetahui biaya umum mengenai keperluan pegawai, pekerja hingga buruh di suatu daerah. Survei yang dilakukan dari beberapa kota ini akan menyimbolkan untuk menentukan pengolahan angka Biaya Hidup Normal (BHN). Jumlah tersebut diatur menurut individu belum menikah di setiap provinsi. Selanjutnya baru bisa dipertimbangkan saat menetapkan UMR provinsi.

3. Komponen di dalam UMR

Elemen di dalam UMR ini sudah disusun dalam Surat Edaran Menteri Tenaga Kerja Republik Indonesia Nomor SE-07/MEN/1990 Tahun 1990 tentang Pengelompokan Komponen Upah dan Pendapatan non Upah. Diantaranya adalah upah pokok, tunjangan tetap dan tidak tetap. Upah pokok merupakan kompensasi utama yang perlu dibayarkan kepada tiap pekerja sesuai dengan tingkat dan jenis pekerjaannya masing-masing. Sementara tunjangan tetap terkait pada tanggung jawab untuk karyawan dan keluarganya. Komponen ini dibayarkan dalam satuan pokok seperti istri dan anak.

See also  Daftar Gaji UMR Aceh Selatan 2024 -2025

5 Komponen Gaji dalam Sistem Pengupahan

Tidak hanya, mempertimbangkan besarnya UMR yang sudah ditetapkan, dalam sistem pengupahan juga harus menyertakan beberapa komponen gaji. Lima kategori tersebut wajib untuk dicantumkan karena merupakan hak dari masing-masing karyawan.

Gaji Umum Minimum Regional (UMR) di Indonesia berbeda-beda untuk setiap provinsi. Berikut adalah perkiraan Gaji UMR di beberapa provinsi di Indonesia pada tahun 2022. Harap dicatat bahwa angka-angka ini hanya perkiraan dan dapat berubah setiap tahunnya. Data ini juga dapat diperbarui setelah tahun 2022, jadi pastikan untuk memeriksa sumber resmi atau pemerintah terkait untuk informasi terbaru.

Provinsi Gaji UMR (per bulan)
Aceh Rp 2.494.315,-
Sumatera Utara Rp 2.561.319,-
Sumatera Barat Rp 2.533.056,-
Riau Rp 2.718.700,-
Jambi Rp 2.560.000,-
Sumatera Selatan Rp 2.536.996,-
Bengkulu Rp 2.534.500,-
Lampung Rp 2.560.000,-
Kepulauan Bangka Belitung Rp 2.561.319,-
DKI Jakarta Rp 4.546.100,-
Jawa Barat Rp 4.419.201,-
Banten Rp 4.322.360,-
Jawa Tengah Rp 3.988.946,-
DI Yogyakarta Rp 4.012.150,-
Jawa Timur Rp 3.760.354,-
Banten Rp 4.322.360,-
Kalimantan Barat Rp 3.776.500,-
Kalimantan Tengah Rp 3.915.620,-
Kalimantan Selatan Rp 3.945.756,-
Kalimantan Timur Rp 4.295.228,-
Sulawesi Utara Rp 3.844.500,-
Sulawesi Tengah Rp 3.794.000,-
Sulawesi Selatan Rp 3.805.116,-
Sulawesi Tenggara Rp 3.832.300,-
Maluku Rp 4.077.606,-
Maluku Utara Rp 3.802.115,-
Papua Rp 4.235.162,-
Papua Barat Rp 4.102.950,-

Angka-angka di atas adalah perkiraan dan dapat berubah setiap tahunnya. Untuk informasi terbaru, harap merujuk ke sumber resmi seperti Kementerian Ketenagakerjaan atau pemerintah daerah terkait.

1. Upah Pokok

Upah pokok sendiri merupakan imbalan dasar yang dibayarkan kepada setiap pekerja berdasarkan tingkat dan jenis pekerjaan menurut kesepakatan bersama perusahaan. Hal ini pun sudah dijelaskan di dalam Pasal 94 Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 sehingga dijadikan sebagai pedoman utama. Besaran komponen dari upah pokok ini memiliki persentase minimal sebesar 75% dari jumlah gaji pokok dan tunjangan tetap. Hal ini sudah menjadi syarat utama yang harus dipenuhi oleh setiap perusahaan. Pasalnya ketentuan UU Pasal 94 No. 13 Tahun 2003 dijadikan sebagai pedomannya.

2. Tunjangan Tetap

Tunjangan tetap merupakan suatu pembayaran yang nantinya harus dibayarkan secara teratur setiap bulannya. Tidak hanya diterima oleh pekerja perseorangan namun juga diterima kepada anggota keluarganya baik istri maupun putra-putrinya. Jumlahnya pun akan mempengaruhi nilai gaji pokok. Gaji tetap akan dibayarkan bersamaan dengan pendapatan utama dan tidak berhubungan atas hasil kerja dan presensi setiap karyawan di dalam perusahaan. Biasanya berupa komponen untuk istri, keturunan, tempat tinggal dan komponen lain. Biaya transport dan makanan pun juga dimasukkan jika memang berkaitan.

3. Tunjangan Tidak Tetap

{Tunjangan tidak tetap} merupakan pembayaran yang akan diberikan secara segera baik untuk karyawan secara individu dan juga keluarganya. Sesuai namanya, komponen ini dibayarkan tanpa memperhatikan keteraturan waktu. Faktanya, diterima oleh karyawan sesuai kehadiran dan prestasi. Misalnya yang berhubungan tunjangan makan hanya akan diberikan berdasarkan jumlah hari masuk setiap karyawan di kantor perusahaan. Dengan begitu, komponen ini masuk ke dalam {tunjangan variabel}. Sebabnya jumlahnya bisa berubah-ubah disesuaikan kinerja dari masing-masing pekerjanya.

4. Potongan

Tak hanya itu, terdapat juga potongan-potongan kecil yang dapat mengurangi total penghasilan dari setiap karyawan. Komponen ini umumnya terdiri dari PPh sesuai Pasal 21 atau pajak penghasilan. Selain itu, dipotong dengan iuran BPJS baik kesehatan maupun ketenagakerjaan, dimana keduanya menjadi milik masing-masing pekerja. Menurut PPh Pasal 21, ada beberapa komponen yang memiliki rumus perhitungan unik, sehingga bisa mendapatkan besaran pajak tepat sebelum dibayarkan dan diberitahukan. Semua jumlah potongan tersebut tergantung dengan aturan masing-masing sebelum diberitahukan kepada karyawan.

See also  Daftar Gaji UMR Aceh Besar 2024 -2025

5. Upah Lembur

Upah lembur adalah bayaran tambahan yang diberikan sebagai imbalan pekerjaan yang dilakukan di luar waktu kerja secara resmi. Beberapa perusahaan menerapkan mengikuti ketentuan kerja lembur, mereka harus untuk memasukkan komponen bayaran itu di dalamnya karena diatur di Pasal 78 Ayat 1 UU. Besaran gaji lembur dan waktu pembayarannya sudah disesuaikan dengan persetujuan antara karyawan dan pihak perusahaan. Komponen gaji lainnya pun juga bisa diperhitungkan yakni insentif. Biasanya berupa tunjangan hari raya, insentif kinerja, bonus prestasi, bagi hasil laba dan lainnya

Faktor-Faktor Kompensasi Karyawan selain Gaji UMR

Pendapatan Minimum Wilayah menjadi sebuah faktor yang menentukan besaran kompensasi karyawan. Biasanya, akan dibayarkan secara langsung kepada pekerja namun dengan nilai berbeda. Hal ini dikarenakan tiap perusahaan memiliki perbedaan aturan dalam menentukannya baik di dalam perusahaan atau eksternal.

Biaya Hidup 

Berbeda-bedanya pengeluaran sehari-hari di setiap wilayah dapat menyebabkan variasi dalam upah karyawan. Situasi ini juga menjadi salah satu faktor utama dalam menentukan Upah Minimum Regional atau {Upah Minimum Daerah}. Jelaslah, jika kebutuhan tenaga kerja tinggi, akan gaji juga akan menjadi lebih besar daripada posisi di tingkat bawah. Untuk mendukung biaya hidup, setiap organisasi akan menempatkan karyawan-karyawannya di daerah dengan tingkat tinggi. Pada akhirnya, mereka mungkin akan mendapat gaji dalam jumlah lebih tinggi. Biasanya, penggantian biaya ini diberikan dalam jenis tunjangan kemahalan seperti di daerah Jayapura.

Kebijakan Pemerintah

Nilai kompensasi yang diterima tiap karyawan dipengaruhi oleh aturan pemerintah. Hal ini berkaitan langsung dengan jumlah UMR tiap daerah. Penentuan besaran gaji mengacu pada UU Ketenagakerjaan dan Pengupahan. Keduanya menyatakan tidak boleh perusahaan membayar pendapatan lebih rendah dari UMR. Persentase kenaikan upah minimum regional tiap tahun telah ditentukan oleh Kementerian Ketenagakerjaan. Besarnya UMK dan UMP ini memang tidak sama karena ditetapkan oleh masing-masing kepala daerah. Hal ini menjadi penyebab gaji karyawan di seluruh Indonesia jauh berbeda.

Nilai Kompensasi Perusahaan Lain

Nilai kompensasi dari perusahaan lain menjadi faktor penentu ketika seseorang HR sedang menentukan jumlah upah karyawan. Hal ini juga didasarkan atas perhatian pelamar. Kompensasi lebih tinggi dapat mengundang lebih banyak minat mereka untuk mengirimkan lowongan pekerjaan.

Kemampuan Masing-Masing Perusahaan

Tak hanya memperhatikan pesaing, namun juga didasarkan atas kemampuan tiap perusahaan dalam memberi gaji pada karyawan. Apabila bisnis sudah berjalan dalam skala besar, tentu memiliki kemungkinan tinggi untuk menawarkan upah berjumlah tinggi demi kesejahteraan para pekerjanya. Lain halnya bagi perusahaan skala kecil menengah. Walaupun ingin bersaing bersama kompetitor lain, mereka tetap harus memahami kondisi sebenarnya terutama dalam hal finansial. Memaksakan pemberian upah berjumlah tinggi hanya akan membuat penghasilan bersih menjadi kurang efektif.

Jenis Pekerjaan dan Tanggung Jawab

Penting untuk dipahami bahwa organisasi bisnis adalah sejenis entitas yang menerapkan sistem kerja yang terorganisir. Setiap pegawai memiliki tanggung jawab yang berbeda sesuai dengan posisi. Faktor ini selanjutnya menyebabkan faktor penting dalam penetapan besaran Upah Minimum Regional. Contohnya, tugas seorang pegawai mengemban jabatan yang lebih tinggi, seperti manajer departemen, memberikan penggantian dengan jumlah besar jika dibandingkan dengan seorang pengawas. Keadaan ini menyebabkan suatu bentuk pemerataan sendiri di dalam perusahaan untuk menentukan jumlah gaji yang diberikan kepada para pekerja.

Peranan Serikat Buruh

Jumlah kompensasi karyawan juga dipengaruhi dengan peran serikat buruh terutama mengenai perjanjian kerja bersama. Tuntutan tunjangan tertentu akan membolehkan perusahaan memenuhinya sehingga secara tidak langsung mampu meningkatkan upah gaji yang diterima oleh karyawan. Sebagai HRD perusahaan, penting untuk mengetahui jika kompensasi karyawan bisa diberikan dalam bentuk uang maupun bukan uang. Mereka dapat menerimanya berupa upah, tunjangan, komisi, bonus hingga fasilitas. Tentu saja pemberiannya didasarkan atas tanggung jawab yang sudah dilakukan. Besarnya gaji UMR bisa disebabkan karena banyak faktor terutama biaya hidup. Setiap perusahaan dapat menjadikannya sebagai pedoman dalam menentukan gaji kepada karyawan. Besaran upah minimum tersebut memang berbeda pada masing-masing daerah khususnya di Indonesia.